Ada kabar heboh dari dunia game! Valve, perusahaan di balik platform game Steam, lagi-lagi kena masalah kebocoran data. Tapi kali ini skalanya jauh lebih besar dari biasanya. Ada 'terarelease' atau kebocoran raksasa yang mencapai lebih dari 12 TB data. Isinya? Hampir semua game yang pernah ada di Steam dari tahun 2003 sampai 2013!
Data ini dijual dan disebut sebagai 'server dump konten selengkap mungkin' dari arsitektur server lama Steam yang disebut Steam2. Kini, file-file tersebut sudah tersebar luas melalui BitTorrent, dan kelihatannya Valve bakal susah banget menghapusnya dari internet. Koleksi super besar ini berisi ribuan 'depot', yaitu seperti penyimpanan yang isinya adalah setiap versi dari setiap game yang pernah diunggah ke server Steam2 lama itu.
Bukan cuma game versi final yang dirilis ke publik, lho. Tapi yang lebih seru lagi, banyak di antaranya adalah versi pra-rilis, prototipe, dan versi uji coba (playtest) yang belum pernah terlihat sebelumnya! Ini berlaku untuk game-game populer dari Valve sendiri maupun dari developer pihak ketiga di Steam.
Mengenal Lebih Dekat: Sistem Server Steam2
Kenapa data yang bocor ini cuma sampai tahun 2013? Nah, ini alasannya: di tahun 2013 itulah Valve melakukan update besar-besaran pada sistem distribusi konten mereka. Dari yang tadinya pakai Steam2, mereka beralih ke sistem yang sekarang kita kenal, yaitu SteamPipe.
Perpindahan dari format distribusi file yang 'punya sendiri' (proprietary) ke sistem berbasis HTTP standar ini membawa banyak perubahan positif. Sistem baru ini menghilangkan berbagai hambatan persetujuan update di pihak Valve dan membuat proses download update atau patch jadi lebih efisien. Jadi, yang di-download cuma bagian file yang berubah saja, bukan seluruhnya!