Kalshi, sebuah platform pasar prediksi, hari ini harus menelan pil pahit. Mereka kalah telak dalam putusan penting di pengadilan federal yang menyatakan bahwa mereka tidak bisa mengelak dari hukum perjudian negara bagian Nevada. Ini berarti, Nevada punya hak penuh untuk melarang Kalshi menawarkan taruhan olahraga di wilayahnya.

Ironisnya, putusan ini datang dari Pengadilan Banding AS Sirkuit ke-9 yang panelnya terdiri dari tiga hakim yang ditunjuk oleh mantan Presiden Trump. Padahal, pemerintahan Trump sendiri sempat berusaha membantu pasar prediksi untuk menghindari regulasi negara bagian. Namun, para hakim ini sepakat bulat menolak argumen Kalshi.

Nevada Bersikeras: Ini Judi!

Dewan Kontrol Perjudian Nevada (Nevada Gaming Control Board) langsung angkat bicara. Mereka menegaskan bahwa Pengadilan Sirkuit ke-9 "secara tegas menolak anggapan bahwa Undang-Undang Pertukaran Komoditas federal bisa mengalahkan atau menghalangi penerapan hukum perjudian Nevada untuk kontrak event olahraga." Ini berlaku tidak hanya untuk Kalshi, tapi juga platform lain seperti Crypto.com dan Robinhood yang juga menawarkan kontrak serupa.

Gubernur Nevada, Joe Lombardo, seorang dari Partai Republik, juga memperjelas posisinya. "Pasar prediksi yang menawarkan kontrak event olahraga itu adalah bentuk perjudian," tegasnya. "Oleh karena itu, mereka wajib mematuhi semua hukum perjudian dan kerangka regulasi yang berlaku di Nevada."

Keputusan Pengadilan Sebelumnya Dikuatkan

Para hakim dalam kasus ini juga menguatkan putusan dari pengadilan distrik sebelumnya. Artinya, Nevada kini punya dasar hukum yang lebih kuat untuk memberlakukan undang-undang negara bagiannya terhadap kontrak-kontrak yang berhubungan dengan olahraga yang ditawarkan oleh Kalshi.