AliExpress Terciduk Lakukan Pelacakan Rahasia Pakai Suara Tak Terdengar!

Waduh! Toko online raksasa dari Tiongkok, AliExpress, baru-baru ini ketahuan melakukan pelacakan pengunjungnya dengan cara yang cukup unik dan jadul. Mereka menggunakan teknik "sidik jari digital" yang mengukur suara tak terdengar yang dikirim ke browser. Saking "aktifnya" teknik ini, bahkan sampai mengganggu seorang peneliti yang lagi pakai headphone Bluetooth-nya, lho!

Kok Bisa Ketahuan? Penemuan Tak Sengaja Matthew Callaghan

Peneliti bernama Matthew Callaghan bilang, dia nggak sengaja menemukan pelacakan tersembunyi ini. Ceritanya, pas dia buka halaman utama AliExpress, tiba-tiba suara dari HP-nya langsung berhenti di headphone multipoint miliknya. Headphone ini memang canggih, bisa nyambung ke lebih dari satu perangkat sekaligus.

Matthew mengatur headphonenya supaya suara dari HP jalan terus, kecuali kalau PC-nya lagi ngeluarin suara. Nah, anehnya, setiap kali dia buka AliExpress, suara HP-nya langsung mati. Tapi begitu tab AliExpress ditutup, suara dari HP-nya balik lagi. Ini kan aneh banget!

Pengguna Nggak Dengar, Tapi Browser 'Dengar'

Penasaran dengan perilaku aneh ini, Callaghan akhirnya menyelidiki lebih lanjut. Dia menemukan dua script yang sangat tersembunyi dan rumit. Kedua skrip ini ternyata bertugas membuat grafik yang menganalisis pembacaan WebAudio dari setiap browser yang mengunjungi situs AliExpress. Gampangnya, grafik ini berfungsi sebagai osilator yang mendeteksi dan mengukur gelombang Sawtooth, yaitu jenis gelombang suara yang umum banget ditemui dari output audio digital.

Jadi, intinya, meskipun kita sebagai pengguna nggak bisa mendengar suara itu, browser kita bisa mendeteksi dan "merasakan" gelombang tersebut. Ini yang kemudian dipakai AliExpress untuk mengumpulkan informasi dan melacak pengunjung secara diam-diam.