Moderna dan Merck Bawa Kabar Gembira! Vaksin Kanker mRNA Khusus Melanoma Sukses di Uji Klinis Tahap Akhir

Dua raksasa farmasi, Moderna dan Merck, hari Rabu kemarin mengumumkan berita penting. Vaksin kanker berbasis mRNA inovatif merekaβ€”yang dirancang khusus untuk menarget mutasi kanker unik setiap pasienβ€”berhasil menunjukkan efektivitasnya dalam uji klinis tahap akhir. Uji coba ini dilakukan pada pasien dengan melanoma, salah satu jenis kanker kulit yang paling mematikan.

Memang, detail pengumuman ini masih tergolong minim. Namun, jika keberhasilan ini terus terbukti, ini bisa mewujudkan harapan besar bagi pengembangan vaksin mRNA dan juga obat kanker yang ditargetkan secara personal. Ini akan menjadi keberhasilan pertama untuk kedua jenis pengobatan ini dalam terapi kanker.

Bagaimana Uji Klinis Tahap 3 Ini Dilakukan?

Uji klinis Fase 3 ini melibatkan total 1.137 pasien. Mereka semua memiliki melanoma stadium IIB hingga IV yang sebelumnya sudah diangkat melalui operasi sebelum menjalani pengobatan dalam uji coba ini. Pasien-pasien ini kemudian dibagi secara acak dengan rasio dua banding satu untuk menerima salah satu dari dua jenis pengobatan:

Kedua kelompok pasien ini diobati selama kurang lebih satu tahun. Uji coba ini juga menggunakan metode "placebo-controlled" dan "double-blind". Artinya, baik dokter maupun pasien tidak tahu pengobatan mana yang secara acak diberikan kepada setiap pasien, untuk memastikan hasil yang objektif.