Selama ini, kita sering dengar kenapa hujan bisa bikin barang gampang karatan atau rusak. Penjelasan standar bilang kalau air hujan itu bawa garam dan asam ke permukaan, terus tetesan air yang jatuh terus-menerus itu mengikis lapisan pelindung benda. Sisanya, oksigen yang kerja. Semua upaya kita untuk mencegah karat, seperti pakai cat, lapisan polimer, atau lapisan oksida, dibangun berdasarkan pemahaman ini. Tapi, ternyata ada 'rahasia' penting tentang hujan yang selama ini kita lewatkan!
Hujan Berlistrik? Ini Penjelasan Barunya!
Sebuah studi terbaru dari Max Planck Institute for Polymer Research di Mainz, Jerman, yang dipimpin oleh Zhongyuan Ni, Rüdiger Berger, dan Hans-Jürgen Butt, mengungkap fakta mengejutkan. Mereka menunjukkan bahwa tetesan air hujan ternyata secara rutin tiba di permukaan sambil membawa muatan listrik yang cukup besar!
Muatan ini cukup kuat untuk 'melubangi' lapisan pelindung isolator, lho. Bukan menggoresnya atau melarutkannya secara perlahan, tapi benar-benar menciptakan lubang secara elektrik, mirip seperti percikan api yang meloncat.
Gimana Tetesan Hujan Bisa Bawa Muatan Listrik?
Titik awal studi ini adalah fenomena yang disebut 'elektroifikasi geser' (slide electrification), yang baru berhasil diukur dengan akurat dalam beberapa tahun terakhir. Begini cara kerjanya: ketika tetesan air meluncur di permukaan isolator seperti daun, tembok yang dicat, kaca jendela, atau panel plastik, ia akan 'menyerap' muatan dari permukaan itu dan meninggalkan muatan berlawanan di belakangnya.
Tegangan listrik yang terlibat tidak main-main. Tetesan air yang bermuatan seperti ini pernah terukur hingga 9.000 volt!