MacBook Neo: Pengubah Permainan di Pasar Laptop Murah?

Dulu, MacBook Neo bisa saja bikin pasar laptop murah berubah total. Memang sih, kalau dibanding MacBook Air, ada kekurangannya. Tapi setidaknya, Neo yang harganya cuma $599 itu bisa mendorong para produsen PC untuk bikin laptop dengan keyboard, layar, dan kualitas bodi yang bagus secara konsisten di segmen harga serupa.

Intel Turun Tangan dengan Prosesor Wildcat Lake

Untungnya, para produsen PC mulai bereaksi. Ini berkat bantuan prosesor Intel terbaru, yaitu Core Series 3 non-Ultra yang punya kode nama Wildcat Lake. Kali ini, Intel nggak cuma ngasih chip lama yang diganti nama doang buat pasar budget. Mereka bikin prosesor kelas bawah yang performanya pas-pasan, tapi dibangun dengan teknologi dan proses manufaktur yang sama persis kayak model kelas atas mereka tahun ini.

Laptop Saingan Neo: Mahal atau Minim Fitur?

Produsen-produsen besar kayak Dell, Acer, Asus, dan Lenovo langsung ikutan 'kereta' Wildcat Lake ini. Mereka sibuk ngumumin laptop yang digadang-gadang jadi saingan MacBook Neo. Tapi kok rasanya banyak dari mereka yang kesulitan nyamain spesifikasi dasar Neo, apalagi mau bikin harganya lebih murah.

Contohnya, Dell XPS 13, harganya memang mulai dari $599, tapi itu cuma buat pelajar. Buat yang lain, jadi $699. Terus, Acer Swift Air 14 juga diumumkan dengan harga $699.

Memang sih, kadang laptop-laptop ini nawarin fitur yang nggak ada di Neo. Tapi poin penting dari MacBook Neo itu justru dia nggak neko-neko, nggak banyak embel-embel, fokusnya cuma satu: memberikan yang terbaik untuk kebutuhan dasar.